Karena sekolah bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi siswanya, pencahayaan menjadi faktor yang semakin penting untuk dipertimbangkan ketika merancang ruang kelas. Efek daripencahayaan kelaspada kinerja akademik siswa adalah aspek penting dari proses desain ini.
Penelitian telah menunjukkan bahwa pencahayaan mempunyai dampak langsung terhadap suasana hati, perhatian, dan produktivitas siswa. Penelitian menemukan bahwa pencahayaan yang lebih terang dapat meningkatkan kewaspadaan siswa, sedangkan pencahayaan yang lebih redup dapat memberikan efek menenangkan yang membantu siswa fokus. Selain itu, silau atau kedipan yang berlebihan dapat menyebabkan ketegangan mata, sakit kepala, dan bahkan mengurangi kecepatan membaca dan pemahaman.
Cahaya alami telah terbukti mempunyai efek positif terhadap prestasi akademis siswa. Paparan cahaya alami dikaitkan dengan peningkatan suasana hati, penurunan tingkat stres, peningkatan fungsi kognitif, dan kualitas tidur yang lebih baik. Faktanya, penelitian menemukan bahwa siswa yang memiliki akses terhadap cahaya alami di ruang kelasnya cenderung mendapat nilai tes standar yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak.
Namun, akses terhadap cahaya alami mungkin tidak selalu tersedia di semua ruang kelas karena beberapa faktor seperti kondisi cuaca buruk atau kurangnya jendela. Dalam hal ini, pencahayaan buatan harus diandalkan. Untuk mengoptimalkan efek pencahayaan buatan, pencahayaan kelas harus disesuaikan dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan siswa dan aktivitas yang dilakukan. Pencahayaan tidak langsung yang meminimalkan silau dan bayangan keras direkomendasikan untuk semua jenis aktivitas kelas.
Pada akhirnya, dampak pencahayaan kelas terhadap prestasi akademik siswa dapat mempunyai dampak besar terhadap keberhasilan pendidikan mereka. Membuat pilihan pencahayaan yang bijaksana di ruang kelas dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.




